Rabu, 20 Januari 2010

Tips Merawat Pakaian












1.Bagaimana Menghilangkan Luntur di Pakaian:
Jika pakaian Anda kelunturan akibat rendaman warna pakaian yang lain,anda tidak perlu khawatir. Rendamlah pakaian tersebut selama sekitar 30 mnt dlm larutan asam cuka yang telah dicampur dgn deterjen. Dengan cara itu,pakaian anda yang kelunturan akan bersih kembali.

2.Bagaimana Menghilangkan Noda Minyak pada Pakaian
Noda minyak pada pakaian terkadang sulit dihilangkan. Jika anda mengalami hal tersebut,anda dpt melakukan tips berikut ini. Taburkan bedak pada pakaian yang terkena noda, kucek-kucek seperti mengucek pakaian saat mencuci, setelah itu cuci seperti biasa menggunakan sabun.anda akan terkejut ketika melihat nodanya sudah tidak ada lagi.

3.Bagaimana Agar Baju Tetap Cemerlang
Kita semua tahu bahwa baju atau kemeja yang berwarna putih, lama kelamaan akan menjadi kekuning-kuningan.Untuk mengatasinya, kita dapat melakukan hal sbb : sediakan ember dgn air secukupnya,masukkan deterjen kira2x 1 sendok,lalu aduk rata. Setelah itu,tuangkan pembersih porselen cair kira2x 1/3 gelas & rendamlah baju atau kemeja beberapa menit,lalu bilaslah sampai bersih.Baju atau kemeja putih kita telah berubah kembali dan menjadi cemerlang.

4.Bagaimana Mencuci Gorden dan Ambal.
Apakah Anda mau mencuci bersih gorden Anda? Ada tip jitu berikut ini : rendam satu gorden dalam ember berisi air dengan ditaburi tiga sendok makan cuka.kemudian cuci dan bilas gorden tsb dengan air bersih.Sedangkan untuk mencuci ambal agar bersih dan tidak amis, tambahkan garam dan cuka makan pada ember untuk mencuci ambal. Hal ini juga berlaku untuk air bilasan, ditambahkan cuka makan, kemudan jemur di terik matahari.
5. Bagaimana Agar Baju Tetap Cemerlang
Baju atau kemeja berwarna putih, lama kelamaan akan jadi kekuning-kuningan. Untuk mengatasinya, cobalah tips berikut: Sediakan air secukupnya, masukkan deterjen kira-kira satu sendok, lalu aduk rata. Setelah itu tuangkan pembersih porselen cair kira-kira sepertiga gelas dan rendamlah baju atau kemeja beberapa menit, lalu bilaslah sampai bersih.

6. Bagaimana Agar Pakaian Agar Tidak Kusut
Saat melakukan perjalanan, apakah anda sering repot karena pakaian yang sudah ditata rapi dalam koper menjadi kusut ketika ingin dipakai? Nah, untuk mengatasi hal itu. Caranya, setelah pakaian disetrika, selipkan 1-2 helai Koran di dalamnya, lalu lipat dan susun rapi dalam koper. Anda pasti terkejut melihat kemeja, blus, rok atau pantaloon anda tetap licin. Tak repot untuk setrika ulang, kan. Silahkan mencoba.

7. Bagaimana Agar Pakaian Dalam Tetap Bersih
Bila anda sedang datang bulan atau mengalami keputihan, tak perlu cemas mengenai kebersihannya. Ikutilah tip berikut ini: cucilah celana dalam anda hingga noda haid bersih. Setelah itu ambilah sabn mandi, gosokkan di celana sampai berbusa. Selanjutnya, sediakan tempat untuk merendam celana kotor tersebut. Kemudian, panaskan air setengah mendidih kira-kira 1-1,5 liter dan siramkan ke celana itu satu hari satu malam, tanpa dikucek dan langsung dibilas. Niscaya pakaian anda akan tetap bersih dan harum, tanpa meninggalkan bau amis.

8. Bagaimana Membersihkan Noda Tinta dengan Sabun Colek
Sabun colek bukan sekedar pembersih perabotan dapur dan pakaian, tapi bisa menghilangkan noda tinta di baju atau celana. Caranya, rendam pakaian yang terkena noda tinta selama 15 menit dengan air biasa. Setelah itu, ambil sabun colek dan oleskan pada pakaian yang terkena noda tinta, lalu dikucek sampai noda tinta hilang. Nah, pakaian anda akan bersih seperti semula tanpa menimbulkan bekas atau kerusakan. Mudah kan?

CARA MENGHILANGKAN NODA

1. Noda Saus
Kalau terkena saus tomat atau saus mustard, segera bersihkan pakaian dengan air hangat. Lebih baik lagi kalau noda itu dibubuhi gliserin. Kalau noda itu menjadi merah, tidak usah khawatir karena akan hilang saat dicuci.

2. Noda Parfum
Parfum yang disemprotkan ke pakaian kadang meninggalkan bekas. Untuk membersihkannya, rendam pakaian di air hangat selama setengah jam. Lalu cuci seperti biasa.
Atau rendam pakaian dalam air yang diberi cuka selama beberapa jam. Setelah itu cuci seperti biasa.

Bisa juga cuci pakaian dengan air hangat lalu gosok noda parfum dengan gliserin. Setelah itu cuci pakaian seperti biasa. Cara lain, noda bekas parfum pada pakaian bisa dihilangkan dengan cairan amoniak yang tidak pekat. Tetesi cairan amoniak ini pada noda, lalu kucek-kucek. Terakhir cucilah pakaian seperti biasa.

3. Noda Oli
Ambil secolek mentega lalu oleskan pada noda. Diamkan kira-kira 15-30 menit lalu cuci pakaian seperti biasa.

4. Noda Minyak
Bila pakaian atau taplak terkena noda minyak, segera taburi tepung atau bedak talek. Diamkan selama 10-20 menit. Bersihkan. Kalau nodanya belum hilang juga, ulangi kembali sampai nodanya hilang. Kalau tak mau hilang juga, gosok noda dengan thinner. Hati-hati jangan lakukan hal ini dekat api.

Cara lain, cuci kain dengan air sabun hangat, tapi jangan panas. Bila yang terkena minyak, pakaian yang terbuat dari nilon, segera taburkan bedak talek pada noda tersebut. Atau ambil kertas minyak untuk muka, taruh di noda. Lalu noda disetrika. Setelah selesai, taburi dengan bedak talek.

5. Noda Lumpur
Bila suatu hari anak anda pulang dengan pakaian penuh lumpur, jangan panik. Biarkan lumpur mengering, baru setelah itu lmpurnya disikat. Kalau masih ada sisa noda, gosok dengan air rebusan kentang. Terakhir cuci biasa.

6. Noda Lilin

Bila pakaian atau taplak meja anda ketumpahan lelehan lilin, keroklah dengan benda tumpul. Setelah tinggal sisa-sisanya, ambil kertas yang menyerap minyak. Taruh kertas itu di atas noda lilin lalu setrika dengan setrika panas sampai lilinnya mencair dan menyerap kertas tersebut.

7. Noda Lem
Bila suatu ketika pakaian terkena lem, jangan bingung. Kalau lemnya tembus pandang, olesi aseton pada noda. Tapi kalau lemnya bergetah, noda lem dilap dulu dengan lap basah bersih, kalau sudah kering baru gunakan aseton.

8. Noda Karat
Masak air di ketel, lalu pakaian yang terkena noda karat dijerang ke uap panas ketel sambil diberi perasan air jeruk nipis. Lalu kucek beberapa saat. Setelah itu cuci seperti biasa.
Atau tetesi bagian yang berkarat dengan cuka dan garam. Lalu gosok sampai bersih. Setelah itu cuci kain dengan sabun. Ulangi cara ini sampai noda karatnya hilang.

Cara lain, teteskan air jeruk nipis pada bagian pakaian yang bernoda karat. Sementara itu ambil kain bersih dan celupkan ke air. Lalu taruh kain di atas noda. Setelah itu setrika pakaian yang ditutup kain bersih. Ulangi beberapa kali maka noda karat pun akan hilang.

9. Noda Getah
Olesi mentega pada noda lalu diamkan sebentar. Setelah itu cuci pakaian atau taplak dengan sabun, sambil daerah yang ternoda dikucek-kucek.

Kalau baru kena getah, segera kucurkan air panas ke pakaian yang bernoda. Kalau tidak mau hilang juga, ambil sagu yang diberi sedikit air. Oleskan larutan sagu ke bagian yang terkena getah itu. Setelah kering, bersihkan dengan sikat lembut.

10. Noda Cokelat
Bila pakaian terkena noda coklat dan sudah dicuci nodanya tidak mau hilang, coba cuci dengan air hangat dan obat penghilang noda. Kalau tidak mau hilang juga, buat campuran gliserin dan kuning telur. Oleskan larutan ini ke noda dan diamkan selama beberapa waktu. Setelah itu cuci kain dengan air hangat.

11. Noda Darah
Bersihkan noda darah dengan air garam. Setelah noda hilang, bilas pakaian dengan air hangat. Terakhir cuci seperti biasa.
Bila kain yang bernoda perlu di-dry-clean, sebelum diserahkan ke laundry, olesi noda dengan sagu yang diberi sedikit air. Setelah kering, bersihkan dengan sikat lembut. Noda pun akan memudar.

12. Noda Cat pada Pakaian
Ambil spons bersih, celupkan ke terpentin. Lalu gosokkan spons ke noda cat sambil dikucek-kucek. Terakhir, cuci seperti biasa.
Atau ambil sebutir telur, pecahkan. Oleskan putih telur ke noda cat. Gosok kain/pakaian yang bernoda berulang-ulang dan rendam semalaman. Bilas dan cuci seperti biasa.

Tips Pencucian

Mencerahkan Warna dengan Garam. Air keras dapat menyebabkan pakaian menjadi kusam atau kotor setelah beberapa kali pencucian. Untuk mengatasi masalah ini, tambahkan
1 sendok kecil garam meja biasa ke cucian bersama deterjen. Larutkan deterjen dan garam dalam air, kemudian masukkan pakaian. Pakaian berwarna akan keluar jauh lebih terang.
Pakain Halus. Blouse berbahan tipis, pakaian yang bermanik-manik, pakaian sutra atau pakaian yang berenda dapat di cuci sendiri di rumah. Caranya cuci di air dingin biasa. Manik-manik, sequins, renda halus tidak akan terlepas dari pakaian. Dan pakaian dapat kembali bersih, rapi seperti semula dengan hasil akhir penyetrikaan uap.
Merawat Rayon. Rayon item di cuci dengan tangan atau di mesin cuci? Rayon ada dua jenis, yaiu: viscose dan polynosic. Perbedaan utama adalah bahwa viscose rayon menjadi lemah ketika basah, dan karena itu biasanya memerlukan pembersihan kering. Kadang-kadang dapat selesai sehingga lembut mencuci dengan tangan adalah mungkin. Campuran rayon dengan 30% atau lebih poliyester akan cukup memberikan kekuatan lembut untuk mencuci dengan tangan atau mesin cuci. Polynosic rayon adalah versi perbaikan dengan kekuatan basah yang tinggi. Anda dapat mencuci dengan mesin cuci dan mengeringkannya d mesin cuci. Bagaimana membedakannya? Kecuali informasi yang diberikan pada label. Rayon dapat dicuci tanpa rusak di mesin cuci mempunyai istilah polynosic, perdagangan atau nama Modal Zantrel, atau menunjukkan mesin cuci dan kering pada label. Istilah viscose pada label akan didampingi oleh perawatan label yang menunjukkan kering bersih. Untuk hasil terbaik, ikuti label petunjuk perawatan.
SUTERA. Tahukah anda bahwa sutera tidak perlu di dry clean? Yang perlu Anda lakukan adalah mencuci pakaian sutera dengan tangan, dengan menggunakan beberapa woolwash ringan (normal deterjen adalah salah pH untuk serat hewan seperti wol dan sutera). Kemudian keringkan sampai hanya lembab saja, gulung dengan ketat dan tempatkan dalam kantong plastik kemudian d tutup rapat, lalu masukkan ke dalam lemari es. Kemudian bila sudah beku keluarkan dan setrika.

Tips Pengeringan
Untuk menghemat waktu yang dijalankan pengering, terutama untuk pakaian yang "berat" seperti bed cover, selimut, dll, pertama jalankan ekstra "spin" di mesin cuci. Kemudian, baru masukkan pakaian yang bersih, kering, handuk ke dryer dengan pakain yang basah/lembab. Ini dapat menghemat waktu pengeringan lebih dari 25%. Jangan terlalu kering pakaian Anda. Jika Anda memiliki mesin uap air Sensor, gunakan.
Anda harus memeriksa secara periodik lubang pengering untuk memastikan tidak tertutup. Ini akan menghemat energi dan dapat mencegah kebakaran. Produsen sarankan menggunakan bahan keras ventilasi, bukan plastik ventilasi yang mudah rusak.
Gunakan pengaturan cool-down untuk membiarkan pakaian menyelesaikan pengeringan dengan sisa panas di pengering. Keringkan handuk dan pakaian berat secara terpisah. Bersihkan kain tiras penyaring di pengering setiap selesai digunakan untuk meningkatkan sirkulasi udara.
Pengeringan dengan beban kecil akan mengurangi beban tumbling efek dan akibatnya memperpanjang pada waktu pengeringan.
Menambahkan beberapa pakaian bersih, kering, handuk putih dapat mempercepat pengeringan pada beban yang sedikit.
Posisikan jeans Anda terbalik, sehingga celana jeans tidak akan cepat memudar.
Kebanyakan pengering mempunyai tekanan yang tetap, mempunyai tombol pengaturan rendah untuk melindungi kain.

Tips Perawatan Kain Batik
Saat mencucinya, gunakan sabun pencuci khusus untuk kain batik yang banyak dijual di pasaran.
Atau, cuci baju batik dengan sampo rambut. Sebelumnya, larutkan sampo di air sampai tak ada bagian yang mengental. Lalu, celupkan disain batik.
Mencuci model batik juga bisa dengan menggunakan buah lerak atau daun tanaman dilem yang sudah diredam air hangat. Caranya, remas-remas buah lerak atau daun dilem sampai mengeluarkan busa lalu tambahkan air secukupnya, dan siap untuk mencuci batik. Aroma buah lerak mampu mencegah munculnya hewan kecil yang bisa merusak model batik.
Saat mencuci disain baju batik, jangan pakai deterjen dan jangan digosok. Jika batik tak terlalu kotor, cukup rendam di air hangat. Tapi jika benar-benar kotor, misalnya terkena noda makanan, bisa dihilangkan dengan sabun mandi atau kulit jeruk. Caranya, cukup dengan mengusapkan sabun mandi atau kulit jeruk di bagian yang kotor tadi.
Sebaiknya, jangan mencuci batik dengan mesin cuci.
Saat akan menjemurnya, batik yang basah tak perlu diperas. Dan jangan menjemurnya langsung di bawah Sinar matahari. Jemurlah di tempat teduh atau diangin-anginkan hingga kering.
Saat menjemurnya, tarik bagian tepi batik secara perlahan agar serat yang terlipat kembali ke posisi semula.
Jika sudah dijemur, hindari menyeterika batik secara langsung. Jika batik tampak sangat kusut, semprotkan sedikit air di atas kain batik lalu letakan sehelai alas kain di atasnya, baru diseterika.
Bila Anda ingin memberi pewangi atau pelembut kain pada batik tulis, jangan semprotkan langsung pada kainnya. Sebaiknya, tutupi dulu batik tulis dengan koran, lalu semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain tadi di atas koran.
Jangan semprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain batik, terutama batik sutera dengan pewarna alami.
Simpan batik kesayangan Anda dalam plastik agar tak dimakan ngengat. Saat disimpan dalam lemari jangan diberi kapur barus, karena zat padat ini sangat keras dan bisa merusak batik.
Cara lain agar batik tak dimakan ngengat, beri sedikit merica yang dibungkus tisu di lemari tempat menyimpan batik. Atau, letakkan akar wangi yang sudah dua kali melalu proses pencelupan dalam air panas dan dijemur hingga kering. Batik anda akan selalu tampil.


0 komentar:

Poskan Komentar